Sesudah itu S jatuh cinta kepada seorang perempuan dari lembah S yang namanya D.
Lalu datanglah raja-raja kota orang F kepada perempuan itu sambil berkata:
"Cobalah bujuk dia untuk mengetahui karena apakah kekuatannya demikian besar,
dan dengan apakah kami dapat mengalahkan dia dan mengikat dia untuk menundukkannya.
dan dengan apakah kami dapat mengalahkan dia dan mengikat dia untuk menundukkannya.
Maka kami masing-masing akan memberikan seribu seratus uang perak kepadamu."
Lalu berkatalah D kepada S :
"Ceritakanlah kiranya kepadaku, karena apakah kekuatanmu demikian besar,
dan dengan apakah engkau harus diikat untuk ditundukkan?"
dan dengan apakah engkau harus diikat untuk ditundukkan?"
Jawab S kepadanya:
"Jika aku diikat dengan tujuh tali busur yang baru,
yang belum kering,
maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga."
yang belum kering,
maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga."
Lalu raja-raja kota orang F membawa tujuh tali busur yang baru yang belum kering kepada perempuan itu dan ia mengikat S dengan tali-tali itu,
sedang di kamarnya ada orang bersiap-siap.
Kemudian berserulah perempuan itu kepadanya:
"Orang-orang F menyergap engkau, S !"
Tetapi
ia memutuskan tali-tali busur itu seperti tali rami yang terbakar putus,
apabila kena api.
Dan tidaklah ketahuan di mana duduk kekuatannya itu.
apabila kena api.
Dan tidaklah ketahuan di mana duduk kekuatannya itu.
Kemudian berkatalah D kepada S :
"Sesungguhnya engkau telah mempermain-mainkan dan membohongi aku.
Sekarang ceritakanlah kiranya kepadaku dengan apa engkau dapat diikat."
Jawabnya kepadanya:
"Jika aku diikat erat-erat dengan tali baru,
yang belum terpakai untuk pekerjaan apapun,
maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga."
yang belum terpakai untuk pekerjaan apapun,
maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga."
Kemudian D mengambil tali baru, diikatnyalah dia dengan tali-tali itu dan berseru kepadanya:
"Orang-orang F menyergap engkau, S !" di kamar ada orang bersiap-siap
tetapi
tali-tali itu diputuskannya tanggal dari tangannya seperti benang saja.
Berkatalah D kepada S :
"Sampai sekarang engkau telah mempermain-mainkan dan membohongi aku.
Ceritakanlah kepadaku dengan apakah engkau dapat diikat." Jawabnya kepadanya:
"Kalau engkau menenun ketujuh rambut jalinku bersama-sama dengan lungsin lalu mengokohkannya dengan patok, maka aku akan menjadi lemah dan menjadi seperti orang lain manapun juga."
Kemudian perempuan itu mengokohkan lagi tenunan itu dengan patok,
lalu berserulah ia kepadanya:
"Orang-orang F menyergap engkau, S ."
Tetapi
ketika ia terjaga dari tidurnya, disentaknya lepas patok tenunan dan lungsin itu.
Berkatalah perempuan itu kepadanya:
"Bagaimana mungkin engkau berkata:
Aku cinta kepadamu, padahal hatimu tidak tertuju kepadaku?
Sekarang telah tiga kali engkau mempermain-mainkan aku dan tidak mau menceritakan kepadaku,
karena apakah kekuatanmu demikian besar."
Lalu setelah perempuan itu berhari-hari merengek-rengek kepadanya dan terus mendesak-desak dia,
ia tidak dapat lagi menahan hati, sehingga ia mau mati rasanya.
Maka diceritakannyalah kepadanya segala isi hatinya,
katanya:
"Kepalaku tidak pernah kena pisau cukur,
sebab sejak dari kandungan ibuku aku ini seorang nazir Allah.
sebab sejak dari kandungan ibuku aku ini seorang nazir Allah.
Jika kepalaku dicukur,
maka kekuatanku akan lenyap dari padaku,
dan aku menjadi lemah dan sama seperti orang-orang lain."
maka kekuatanku akan lenyap dari padaku,
dan aku menjadi lemah dan sama seperti orang-orang lain."
Ketika dilihat D,
bahwa segala isi hatinya telah diceritakannya kepadanya,
disuruhnyalah memanggil raja-raja kota orang F,
bahwa segala isi hatinya telah diceritakannya kepadanya,
disuruhnyalah memanggil raja-raja kota orang F,
katanya:
"Sekali ini lagi datanglah ke mari, sebab ia telah menceritakan segala isi hatinya kepadaku."
Lalu datanglah raja-raja kota orang F itu kepadanya sambil membawa uang itu.
Sesudah itu dibujuknya S tidur di pangkuannya,
lalu dipanggilnya seorang dan disuruhnya mencukur ketujuh rambut jalinnya,
sehingga mulailah S ditundukkan oleh perempuan itu,
sebab kekuatannya telah lenyap dari padanya.
lalu dipanggilnya seorang dan disuruhnya mencukur ketujuh rambut jalinnya,
sehingga mulailah S ditundukkan oleh perempuan itu,
sebab kekuatannya telah lenyap dari padanya.
Lalu berserulah perempuan itu: "Orang F menyergap engkau,S !"
Maka terjagalah ia dari tidurnya serta katanya:
"Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas."
Tetapi
tidaklah diketahuinya,
bahwa TUHAN telah meninggalkan dia.
bahwa TUHAN telah meninggalkan dia.
Orang F itu menangkap dia, mencungkil kedua matanya dan membawanya ke G.
Di situ ia dibelenggu dengan dua rantai tembaga dan pekerjaannya di penjara ialah menggiling.
Tetapi
rambutnya mulai tumbuh pula sesudah dicukur.

