Seperti tumbuh-tumbuhan yang masih segar di panas matahari,
sulurnya menjulur di seluruh taman.
Akar-akarnya membelit timbunan batu,
menyusup ke dalam sela-sela batu itu.
Tetapi
bila ia dicabut dari tempatnya,
maka tempatnya itu tidak mengakuinya lagi,
katanya:
Belum pernah aku melihat engkau!
Demikianlah kesukaan hidupnya,
dan tumbuh-tumbuhan lain timbul dari tanah.

