Senin, 14 September 2015

" Tujuh Bulir Gandum "

" Tujuh Bulir Gandum "
Setelah itu tertidur pulalah ia dan bermimpi kedua kalinya:
Tampak timbul dari satu tangkai tujuh bulir gandum yang bernas dan baik.
Tetapi
kemudian tampaklah juga tumbuh tujuh bulir gandum yang kurus dan layu oleh angin timur.
Bulir yang kurus itu menelan ketujuh bulir yang bernas dan berisi tadi.
Lalu terjagalah Raja.
Agaknya ia bermimpi!
Pada waktu pagi gelisahlah hatinya,
lalu disuruhnyalah memanggil semua ahli dan semua orang berilmu di Negeri itu.
Raja menceritakan mimpinya kepada mereka,
tetapi
seorangpun tidak ada yang dapat mengartikannya kepadanya.