Senin, 14 September 2015

" Cerita Pertempuran Raja A berperang melawan Raja B "

" Cerita Pertempuran Raja A berperang melawan Raja B "
Raja B berkata kepada raja C: "Aku akan menyamar dan masuk pertempuran,
tetapi engkau,
pakailah pakaian kebesaranmu.
"Lalu menyamarlah raja B kemudian masuk ke pertempuran.
Adapun raja negeri A telah memberi perintah kepada para panglima pasukan keretanya,
tiga puluh dua orang banyaknya, demikian: "Janganlah kamu berperang melawan sembarang orang, melainkan melawan raja B saja."
Segera sesudah para panglima pasukan kereta itu melihat raja C mereka berkata: "Itu pasti raja B !"
Lalu majulah mereka untuk menyerang dia, tetapi raja C berteriak.
Segera sesudah para panglima pasukan kereta itu melihat,
bahwa dia bukanlah raja B,
maka undurlah mereka dari padanya.
Tetapi seseorang menarik panahnya dan menembak dengan sembarangan saja dan mengenai raja B di antara sambungan baju zirahnya.
Kemudian raja B berkata kepada pengemudi keretanya:
"Putar! Bawa aku keluar dari pertempuran,
sebab aku sudah luka."
Tetapi pertempuran itu bertambah seru pada hari itu, dan raja B tetap ditopang berdiri di dalam kereta berhadapan dengan orang raja A sampai raja B mati pada waktu petang.
Darahnya mengalir dari lukanya ke dalam palung kereta.
Kira-kira pada waktu matahari terbenam terdengarlah teriakan di sepanjang barisan tentara itu:
"Masing-masing ke kotanya, masing-masing ke negerinya! Raja sudah mati!"
Maka pulanglah mereka ke Negeri raja B lalu mereka menguburkan raja B di Negerinya,
Ketika kereta itu dicuci di tepi telaga Negeri itu maka darah raja B dijilat anjing,
sedang perempuan-perempuan sundal mandi di tempat itu.